WPD (World Pharmacist Day) 2024 x PIONALA 2024
Batu, 28 September 2024 – Pada hari
Sabtu, 28 September 2024, bertepatan dengan hari Apoteker sedunia HMPSF
Habbatussauda‘ UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menyelenggarakan peringatan
Hari Apoteker Sedunia di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Malang. Acara ini dilakukan
di 2 tempat, yakni sesi pagi di SDN 3 Kucur, dan sesi siang di Desa kucur
sendiri. Kegiatan ini mengusung tema “Tanam, Rawat, Sehatkan Keluarga dengan
Toga”. Tujuan dari kegiatan ini bukan hanya untuk mengenalkan
profesi apoteker yang masih awam di masyarakat umum, tetapi juga sebagai wadah
dalam mengaplikasikan ilmu kefarmasian berdasarkan semboyan Ten Stars
Pharmacist, diantaranya ialah komunikasi, edukasi dan care giver.
Acara ini juga sebagai bentuk upaya dalam mengingatkan pentingnya kesehatan
demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat, itulah yang menjadi urgensi
diadakannya acara WPD ini.
Acara dimulai pada pukul 08.00 dengan pembukaan acara oleh pembawa acara
dari panitia, dilanjutkan sambutan sambutan oleh ketua pelaksana WPD 2024,
Pimpinan Prodi Farmasi, dan Kepala Sekolah SDN 3 Kucur. Selanjutnya,
sesi senam bersama seluruh siswa/i SDN 3 Kucur yang dipimpin oleh panitia. Senam ini dikemas secara
menarik dan energik, untuk menggugah semangat para siswa/i SDN 3 Kucur
dan panitia. Setelah senam berakhir, dilanjutkan dengan Praktik APOCIL
(Apoteker Kecil) di masing-masing kelasnya. Kelas 1 dan 2
melakukan game dan penjelasan mengenai praktik cuci tangan yang
diisi oleh masing masing volunteer yang bertugas.
Sedangkan, pada jenjang kelas 5 dan 6 dilakukan sosialisasi mengenai pembuatan
“Spray Anti Nyamuk dari Kulit Jeruk dan Sereh”. Sosialisasi perilaku hidup sehat ini dirasa
penting ditanamkan pada anak anak karena nantinya mereka akan menjadi
kader penerus masa depan.
Setelah puas mendapatkan materi dan
praktik perilaku hidup sehat, siswa/i SDN 3 Kucur disediakan
kertas gambar dan melakukan Teknik menempel gambar dengan biji jagung. Pemilihan
biji jagung sendiri menjadi alasan, untuk mengenalkan tumbuhan tumbuhan toga
yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Di waktu yang
bersamaan, beberapa panitia memasang poster tanaman toga, dengan harapan poster
poster tersebut dapat dibaca dan menjadi sumber informasi bagi warga SDN 3
Kucur. Setelah itu dilanjut acara penobatan APOCIL (Apoteker
Kecil) di masing masing kelasnya, penilaian APOCIL ini berdasarkan keaktifan
siswa/i di masing masing kelas. Setiap kelas dipilih 2 anak teraktif, dan
dinobatkan sebagai APOCIL. Hal ini bertujuan untuk menginspirasi dan mengenalkan
profesi apoteker kepada siswa/i SDN 3 Kucur. Harapannya siswa/i dapat mengenal
sedikit banyak tentang perlaku hidup sehat, tanaman toga, dan hal terkait
kefarmasian.
Kegiatan seru di SDN 3 Kucur ini
harus berakhir di jam 11.00 WIB, karena dibutuhkannya waktu ISHOMA untuk
panitia dan persiapan menuju sesi siang. Sesi siang ini merupakan serangkaian
kegiatan dari PIONALA (Pusat Informasi Obat UIN Malang) yakni mengadakan
sosialisasi kesehatan dan medical check up dasar kepada masyarakat umum,
dengan diagnosa penyakit diabetes maupun hipertensi. Masyarakat diberikan
penyuluhan mengenai gejala awal penyakit diabetes, tanda-tanda hipertensi,
pantangan makanan bagi keduanya, dan masih banyak lagi. Harapan dari kegiatan door
to door ke masyarakat ini adalah agar masyarakat lebih aware akan kesehatan
dan kualitas hidupnya. Karena masyarakat yang memiliki kualitas
hidup yang baik akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Selain itu, diberikan juga pengenalan tanaman herbal yang bermanfaat untuk mengobati penyakit hipertensi dan diabetes. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah warga yang dibersamai oleh beberapa volunteer dan didampingi langsung oleh Bapak Ibu dosen, serta berjalan lancar dengan dukungan tenaga medis dari pihak RMT (Rhazez Medical Team). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, khususnya terkait penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes, serta memperkenalkan penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga selesai dan mendapatkan respon positif dari warga Desa Kucur.
Credit: Eksternal'24





Komentar
Posting Komentar