WORLD PHARMACIST DAY 2022
Kegiatan WPD 2022 oleh HMPSF Habbatussauda` di Desa Kucur, Kec. Dau, Kab. Malang
Malang - 25 September merupakan hari diperingatinya World Pharmacist Day. Peringatan ini digagas oleh Dewan Federasi Farmasi Internasional (FIP) pada World Congress of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences yang diadakan di Istanbul, Turki, pada tahun 2009. Dipilihnya tanggal 25 September sebagai hari apoteker sedunia dilatarbelakangi oleh hari terbentuknya FIP, organisasi yang menaungi farmasi di wilayah internasional. Tujuan utama dari adanya WPD adalah untuk mendorong peran apoteker dalam meningkatkan kesehatan di setiap belahan dunia.
Sebagai bagian dari keluarga farmasi, Himpunan Mahasiswa Program Studi Farmasi (HMPSF) Habbatussauda` UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, turut andil dalam perayaan WPD 2022. Mengangkat tema “Start Your Experience, Become a Great Pharmacy” dengan bentuk kegiatan berupa kampanye pada media sosial, penyuluhan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang), pemeriksaan kesehatan, serta kegiatan APOCIL (Apoteker Cilik). Diharapkan melalui kegiatan WPD 2022, para mahasiswa bisa belajar dan mendapatkan pengalaman baru sebelum terjun langsung sebagai farmasis pada masyarakat di masa depan.
Kegiatan kampanye menggunaan twibbon dilaksanakan pada tanggal 25 September 2022. Kampanye ini sebagai salah satu bentuk branding profesi apoteker. Dengan mengangkat tagline “Apoteker Bersatu Dalam Aksi Menuju Dunia Yang Lebih Sehat”, mahasiswa farmasi UIN Malang berupaya mengenalkan profesinya pada dunia luar melalui media sosial. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa farmasi angkatan 2020, 2021, dan 2022.
Kampanye media sosial menggunakan twibbon yang dipublikasikan oleh mahasiswa melalui media sosial
Tak hanya melalui media sosial, dalam rangka peringatan WPD tahun ini, HMPSF Habbatussauda` juga menyelenggarakan kegiatan APOCIL dan penyuluhan DAGUSIBU. Kedua kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kucur, Kec. Dau, Kab. Malang. Desa ini terletak 14 km dari Kampus III, FKIK UIN Malang. Sebuah desa yang letak geografisnya tidak terlalu jauh dari kampus dan tergolong terpencil, sehingga membutuhkan edukasi serta penyuluhan kesehatan.
Dilaksanakan pada hari Sabtu, 01 Oktober 2022, dimulai pada pukul 07.00. Para panitia dan juga volunteer yang terdiri dari 45 mahasiswa berangkat menuju Desa Kucur. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah APOCIL atau Apoteker Cilik. Dilaksanakan di SDN 3 Kucur yang memiliki siswa berjumlah 75. Kegiatan APOCIL diawali dengan pembukaan oleh Ketua Prodi Farmasi, apt. Abdul Hakim, M.P.I., M. Farm. Dalam kegiatan APOCIL, diberikan materi dan praktik berupa cuci tangan, sikat gigi, perilaku hidup sehat, serta jajanan sehat untuk siswa kelas 1-3. Sedangkan untuk siswa kelas 4-6, diperkenalkan mengenai profesi apoteker, apotek, serta praktik membuat sediaan puyer.
Praktik membuat sediaan puyer dan sikat gigi pada kegiatan APOCIL
“Kami sangat senang akan diadakannya kegiatan ini. Mahasiswa jaman sekarang itu sukanya mengadakan acara-acara di tempat terpencil yang sangat membutuhkan edukasi. Pesan dan harapan saya, semoga kerjasama antara SDN 3 Kucur dengan Prodi Farmasi UIN Malang tidak terbatas pada kegiatan Hari Apoteker Sedunia ini saja,” ucap Bapak Puspita Rahardja, S.Pd selaku Kepala SDN 3 Kucur dalam sambutannya.
Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dan pemeriksaan kesehatan gratis pada warga Desa Kucur. Kegiatan ini dilaksanakan secara door to door. Dalam kegiatan ini diberikan penyuluhan terkait pertanyaan 5O yang harus ditanyakan saat membeli obat, penggolongan obat-obatan, serta mengenai DAGUSIBU obat-obatan. Pemeriksaan kesehatan gratis merupakan kolaborasi dengan organisasi RMT (Rhazes Medical Team) yang beranggotakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter.
Kegiatan penyuluhan DAGUSIBU dan pemeriksaan kesehatan gratis
Azizah Azzahra (Farmasi 2021) - POJOK LIPUS

Komentar
Posting Komentar