Kimia Farmasi dalam Pengembangan Penelitian Masa Depan
Narasumber: apt. Tanaya Jati Dharma Dewi, S.Farm., M.Farm.
Gambaran Umum
Kimia farmasi merupakan
bidang kefarmasian yang berdasarkan aplikasi reaksi mapupun interaksi
senyawa kimia khususnya dalam bidang kefarmasian. Kimia farmasi memiliki 2 topik
utama yakni analisa farmasi dan kimia
medisinal. Analisa farmasi secara kuantitatif merupakan pengukuran yang melibatkan reaksi kimia seperti menghitung
kadar suatu senyawa. Kimia medisinal merupakan pengujian secara in silico, dimana nantinya menggunakan sistem komputerisasi merujuk
pada penggunaan simulasi
komputer dan teknik komputasi dalam penelitian ilmiah. Tema penelitian kimia medisinal
berkaitan dengan pengembangan obat, baik
senyawa rancangan kimia maupun dari bahan alam.
Penelitian In Silico mencari kandungan yang
potensial dari suatu tanaman dengan target protein yang sesuai dengan
mempertimbangkan sifat fisikokimia,toksisitas, dan profil
farmakokinetik. Sejauh ini mulai di kembangkan
sintesis senyawa sudah ada satu orang yang telah berhasil, dengan mereaksikan senyawa dan menghasilkan suatu
senyawa baru yang berpotensi sebagai obat. Senyawa ini dipilih dari turunan-turunan yang memungkinkan bekerja
sebagai obat. Setelah
di sintesis dilanjutkan
dengan uji aktivitas bergantung dengan uji In Silico. antioksidan, sintesis
dan In Silico. Kedepannya akan dikembangkan tentang molecular dynamic.
Metode Penelitian
Pada penelitian kimia farmasi terdapat beberapa metode yang
akan dilakukan, salah satuya metode In
Silico. Pertama harus memilih terlebih dahulu senyawanya dikarenakan juga harus mempertimbangkan protein target.
Dalam penelitian ini juga harus melakukan skrining
psikokimia, toksisitas dan docking. Nantinya dapat dilanjutkan ke ujia analisa molecular
dynamic. In silico bersifat
prediktif untuk menguatkan suatu senyawa benar benar memiliki
potensi dengan aktivitas
sesuai hasilnya.
Setelain itu pada penelitian ini juga berfokus ke uji anti oksidan, dimana nantinya harus memper kaya referensi untuk mencari suatu gugus-gugus fungsi yang ada pada tanaman yang di uji. Untuk uji antioksidan ini sendiri menggunakan pereaksi DPPH atau sering disebut penangkapan radikal bebas. Untuk pengukuran menggunakan colorimetri, dimana DPPH bekerja sebagai radikal bebas, apabila perubahan dari warna ungu semakin pudar nanti semakin tinggi antioksidan.Reaksi berikutnya yaitu metode FRAP, dimana reaksi ini melibatkan reaksi redoks nanti ada perubahan warna dan dihitung perubahan menggunakan spektofotometri UV-Vis. Mahasiswa biasanya melanjutkan topik yang telah ada. Topik lainnya berkenaan dengan pencarian bahan eksipien dan pengujian disolusi.
Topik Penelitian
Pada bidang kimia farmasi terdapat
beberapa topik yang dapat diambil
oleh mahasiswa yaitu:
1.
Pengujian Antioksidan dan pengujian senyawa golongan lainnya
2.
In Silico
In
Silico merupakan salah satu topik penelitian yang menggunakan sistem komputerisasi
merujuk pada penggunaan simulasi komputer dan teknik komputasi dalam penelitian ilmiah.
Metode yang paling sering digunakan
yaitu molekuler docking.
3.
Validasi Metode Analisisa dan Pengujian kadar
Merupakan pencarian metode baku untuk pengujian kadar
4.
Rancangan dan sintesis senyawa obat
5.
Eksipien
Pencarian
eksipien beserta karakterisasinya dan pengujian disolusi
Kelebihan dan Kekurangan Skripsi Kimia Farmasi
Pada bidang kimia farmasi ini memiliki beberapa kekurangan
dan kelebihan yang akan di hadapi oleh mahasiswa. Salah satu kelebihan
dari penelitian kimia farmasi ini mahasiswa
akan mendapatkan suatu data kuantitatif dari suatu kadar senyawa. Dari
perolehan data tersebut nantinya
penelitian ini dapat selalu dikembangkan. Di dunia industri sendiri nantinya
apabila menguasai di bidang kimia farmasi akan lebih mudah dalam mencari
pekerjaan mengenai Quality Control. Untuk kekurangan dari
penelitian kimia farmasi ini mahasiswa
harus benar benar menguasai basic kimia, yang mana untuk beberapa mahasiswa
kurang berminat untuk mempelajari kimia farmasi.
Skripsi yang baik menurut bu Tanaya
Skripsi yang baik itu adalah skripsi yang selesai, mahasiswa
harus memiliki landasannya , harus tau tujuan nya, metode yang digunakan dan memiliki hasil dari penelitiannya.


Komentar
Posting Komentar