KOMET 2024: Darurat Kosmetik Ilegal, Mahasiswa Farmasi Gelar Diskusi Virtual


    Malang, 20 Agustus 2024 – Kekhawatiran akan maraknya peredaran kosmetik ilegal di tengah masyarakat menjadi fokus utama dalam kegiatan kolaborasi yang digelar oleh mahasiswa farmasi dari UIN Malang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Alauddin Makassar. Melalui platform Zoom Meeting, beberapa peserta dari ketiga universitas tersebut berdiskusi mengenai dampak negatif kosmetik ilegal bagi kesehatan kulit dan upaya pencegahannya. 


    UIN Maulana Malik Ibrahim Malang – KOMET, sebuah program kerja dari Divisi Kastrad HMPS Farmasi Habbatussauda’, sukses menjadi ajang bagi mahasiswa farmasi untuk mengasah keterampilan, memperluas jaringan, dan mengembangkan potensi diri. Kegiatan kolaborasi antar universitas ini tidak hanya sebatas pertukaran ilmu, namun juga menjadi wadah untuk saling memotivasi dan menginspirasi.


    Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kosmetik ilegal, tiga divisi mahasiswa farmasi dari universitas berbeda menggelar kolaborasi dalam acara KOMET X KAFEIN X EKSTERNAL RELATION 2024. Kegiatan ini tentunya menjadi wadah bagi para peserta untuk bertukar pikiran dan mencari solusi bersama dalam menghadapi maraknya peredaran produk kosmetik tanpa izin edar. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa farmasi terhadap kesehatan masyarakat, terutama dalam bidang kosmetika. Diskusi hangat berlangsung dengan diawali perkenalan antar peserta dan sambutan dari ketua pelaksana.


    Dalam sesi sharing session yang berlangsung, peserta acara tampak antusias menyampaikan pandangan mereka mengenai maraknya peredaran kosmetik ilegal di Indonesia. Diskusi yang berlangsung hangat dan menarik berhasil menciptakan ruang dialog yang produktif. Peserta menyoroti berbagai aspek, mulai dari dampak negatif kosmetik ilegal bagi kesehatan hingga pentingnya edukasi bagi konsumen. Dengan adanya diskusi ini diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih produk kecantikan yang aman dan berkualitas.

    Setelah melakukan kajian mendalam, peserta berhasil merumuskan tips-tips praktis untuk membedakan kosmetik asli dan palsu. Hasil kajian ini kemudian disajikan dalam bentuk Poster yang informatif dan menarik. Poster edukasi, berisi informasi lengkap mengenai ciri-ciri kosmetik ilegal, seperti kemasan yang tidak menarik, tidak adanya izin edar BPOM, serta kandungan bahan berbahaya. Selain itu, poster juga memberikan tips memilih kosmetik yang aman, seperti memperhatikan label produk, membeli di tempat yang terpercaya, dan selalu waspada terhadap produk yang terlalu murah. Selanjutnya Poster edukasi ini akan disebarluaskan melalui berbagai media, seperti media sosial, dan website. 

    Dengan semangat yang membara, KOMET X KAFEIN X EKSTERNAL RELATION 2024, telah mencapai garis finish! Acara yang berlangsung meriah tersebut berhasil mencapai target 90% keberhasilan. Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasa, Siti Sakia Masitha Guntur dari Divisi Eksternal HMJ Farmasi UIN Alauddin Makassar dinobatkan sebagai peserta teraktif dan berhak atas hadiah yang telah disiapkan. Semoga penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berinovasi dan berkarya. 

Harapannya, hasil kajian yang telah dilakukan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi ilmu pengetahuan di bidang farmasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas. Dengan demikian, mahasiswa farmasi tidak hanya berperan sebagai akademisi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang peduli terhadap kesehatan masyarakat. 

Dokumentasi:

KOMET X KAFEIN X Eksternal Relation 2024

                  
  Credit: Kastrad'24
                    Hidup Mahasiswa✊
                    Wallahul muaafieq ilaa aqwamith tharieq
                    Wassalamualaikum Wr. Wb

                    #HMPSFHABBATUSSAUDA'
                    #AbiramaShankara

Komentar

What's Popular?