Menjelajahi Dunia Biologi Farmasi: Mengenal Kembali Penulisan Skripsi Biologi Farmasi
Narasumber: Dr. apt. Burhan Ma'arif Z.A., S. Farm., M. Farm
Gambaran Umum
Secara
umum biologi farmasi adalah cabang ilmu farmasi yang menggabungkan
prinsip-prinsip biologi dan farmasi untuk memahami interaksi antara obat-obatan
dan sistem biologis. Studi dalam biologi farmasi melibatkan aspek-aspek seperti
farmakologi, toksikologi, bioteknologi farmasi, dan farmakognosi. Di Farmasi UIN
Malang sendiri biologi farmasi merupakan salah satu departemen penelitian yang
paling besar.
Departemen
biologi juga merupakan salah satu penyumbang publikasi terbanyak setiap
tahunnya di FKIK. Selain itu pada departemen ini memiliki banyak sekali
penawaran proyek kolaborasi antara mahasiswa dan dosen. Biologi farmasi ini
merupakan salah satu departemen yang memiliki banyak peminat, selain
dikarenakan atas minat mahasiswa penelitian yang dilakukan tidak memerlukan
pengeluaran dana atau gratis. Dikarenakan penelitian pada departemen ini tidak
dikenakan biaya, mahasiswa harus memenuhi target yang telah ditentukan oleh
dosen pembimbing. Setelah selesai melaksanakan penelitian naskah akan
dipublikasikan.
Pada
penelitian bidang biologi farmasi ini menggunakan sampel dari bahan alam
seperti tanaman herbal, yang diharapkan nantinya akan dapat menciptakan produk
yang tersertifikasi BPOM. Terdapat beberapa metode yang dapat dilakukan pada
penelitian biologi farmasi ini seperti in silico, in vivo, dan in vitro. Dalam
penyusunan skripsi di bidang biologi ini memiliki banyak sekali manfaat yang
akan diterima. Selain membantu ketika melakukan penelitian di laboratorium,
mahasiswa juga akan melaksanakan penulisan jurnal yang akan di publikasi.
Selain itu, skripsi yang di berikan pada departemen biologi farmasi ini
mayoritas di dalam proyek (berdasarkan pengarahan dosen). Pekerjaan yang
memiliki peluang besar ketika mahasiswa mengambil skripsi biologi farmasi yaitu
di bidang industri terutama industri produk herbal.
Metode
Penelitian Dalam Penyusunan Skripsi Biologi Farmasi
Metode
yang sering digunakan pada biologi farmasi ini menggunakan metode ekstraksi
dikarenakan bahan yang digunakan merupakan bahan alam. Bahan alam yang
digunakan seperti tumbuhan harus melewati beberapa tahapan preparasi, karena
harus mengetahui kadar air yang sesuai dengan standar. Acuan yang digunakan
dalam penelitian ini tidak hanya menggunakan farmakope saja melainkan
menggunakan Farmakope Herbal Indonesia dan panduan uji preklinik dari BPOM.
Setelah dilakukan ekstraksi hasilnya akan dijadikan sebagai sampel yang akan di
uji seperti uji anti diabetes pada mencit. Meskipun bahan baku yang digunakan
tidak dipreparasi sendiri, mahasiswa diharapkan mengetahui prosedur
pembuatannya. Sampel yang digunakan wajib memiliki surat determinasi.
Sepektrofotometri juga dapat digunakan pada departemen ini tergantung apa yang
akan di uji. Walaupun uji penelitian yang digunakan tergolong mahal, untuk
skripsi pada bidang ini mahasiswa tidak dikenakan biaya sama sekali.
Topik
Penelitian Biologi Farmasi
Terdapat 3 topik utama yang dapat di kembangkan oleh mahasiswa seperti in silico, invivo, dan invitro
- In silico
Insiliko merupakan salah satu topik penelitian yang menggunakan sistem komputerisasi merujuk pada penggunaan simulasi komputer dan teknik komputasi dalam penelitian ilmiah. Metode yang paling sering digunakan yaitu molekular docking, biasanya uji ini melakukan kerjasama bersama dosen kimia farmasi. Penelitian yang terbaru akan dikembangkan oleh pak Burhan di tahun ini yaitu molecular dynamics dan network pharmacology.
- In vitro
Pada topik ini pak Burhan lebih sering melakukan penelitian mengenai osteoporosis, sel tulang, dan uji anti neurodegeneratif menggunakan sel otak manusia. Adapun topik yang sering dikembangkan oleh Prof. Roihatul Mutiah yaitu penelitian mengenai sel kanker dan juga kosmetik halal.
- In vivo
Untuk
uji in vivo Pak Burhan lebih berfokus kepada penyakit osteoporosis dan neuro
degenerative dan yang terbaru malaria. Untuk Prof. Roihatul Mutiah mengenai
kanker, tumor, dan diabetes.
Pada
biologi farmasi ini memiliki arah ke hilirisasi hingga menjadi produk yang
memiliki nomor registrasi BPOM.
Kelebihan
dan Kekurangan Skripsi Biologi Farmasi
Pada bidang biologi farmasi ini
memiliki banyak sekali kelebihan seperti, mayoritas penelitian yang akan
diberikan gratis. Output statusnya akan lebih dikenal dalam jurnal,
metode yang dilakukan merupakan metode terkini, dapat meningkatkan value CV,
dan dapat melakukan penjualan dalam memproduksi ekstrak. Selain itu skripsi
yang dilakukan mayoritas didalam proyek atau ide dosen dan arah dalam mengerjakan skripsi akan dijelaskan
secara detail oleh dosen.
Selain memiliki kelebihan,
penelitian ini memiliki beberapa kekurangan yaitu harus memenuhi target yang
telah di tentukan oleh dosen, melakukan penulisan jurnal, mahasiswa akan
mendapatkan tugas lain disamping skripsi, terdapat deadline yang harus
dipenuhi, terlalu banyak proyek dan tidak dapat terlalu berkreasi saat
pengujian sehingga harus sesuai dengan topik penelitian. Kekurangan ini juga
memiliki tujuan yang positif, dosen ingin semua mahasiswa tidak hanya berfokus
kepada satu topik saja harus merasakan suasana seluruh topik untuk memperluas
wawasan. Selain itu dosen juga ingin membawa suasana industri ketika melakukan
penelitian
Skripsi yang baik menurut Pak Burhan
Skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai dan sesuai dengan kaidah penelitian, sedangkan skripsi yang buruk adalah skripsi yang tidak bisa terselesaikan.
Penulis: Rendi Dwi Satria
Hidup Mahasiswa✊


Komentar
Posting Komentar