PSE GOES TO SEMARANG! Discovering Your Passion and Career Goals
Pharmaceutical Student
Excursions (PSE) adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa
Farmasi sebagai bagian dari program pengembangan wawasan industri dan sejarah
farmasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada
mahasiswa mengenai dunia industri farmasi dan peninggalan sejarah kesehatan.
Pada tanggal 25-26 Agustus 2024, PSE dilaksanakan dengan mengunjungi tiga
lokasi di Semarang, yaitu PT Victoria Care Indonesia yang memproduksi
Herborist, serta dua situs sejarah terkenal, Lawang Sewu dan Kota Lama
Semarang.
Kegiatan dimulai pada tanggal 25
Agustus 2024, dengan keberangkatan dari UIN MALANG kampus 2 pada pukul 20.00
WIB menuju Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) untuk persiapan sebelum menuju PT
Victoria Care Indonesia di Semarang. Sepanjang perjalanan, mahasiswa
mendapatkan pengarahan mengenai tujuan dan manfaat dari kunjungan ini, serta
disuguhkan materi pengantar yang berkaitan dengan perusahaan yang akan
dikunjungi.
Keesokan harinya, pada tanggal
26 Agustus 2024 pukul 04.00 WIB, mahasiswa tiba di MAJT dan melakukan persiapan
untuk mengunjungi PT Victoria Care Indonesia dan melanjutkan perjalanan pukul
08.00 WIB.
Setibanya di lokasi PT Victoria
Care Indonesia pukul 09.00 disambut hangat oleh perwakilan perusahaan dan
langsung diarahkan menuju aula utama untuk mengikuti sesi presentasi.
Dalam presentasi tersebut,
mahasiswa diberikan penjelasan yang mendalam mengenai sejarah berdirinya PT
Victoria Care Indonesia, termasuk visi dan misi perusahaan yang telah menjadi
salah satu produsen kosmetik terkemuka di Indonesia. Mahasiswa juga diajak
memahami proses produksi secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku
berkualitas tinggi hingga proses pengemasan produk yang higienis dan modern.
Tak hanya itu, mahasiswa juga diajarkan tentang pentingnya penerapan standar
mutu yang ketat dalam setiap tahap produksi, untuk memastikan produk Herborist
yang dihasilkan aman dan berkualitas tinggi bagi konsumen.
Setelah sesi presentasi, mahasiswa diajak untuk melihat langsung proses produksi di pabrik, di mana mereka bisa mengamati bagaimana teknologi canggih digunakan dalam setiap tahapan produksi. Mereka juga diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada para profesional di lapangan mengenai tantangan yang dihadapi dalam industri kosmetik dan bagaimana perusahaan menghadapi persaingan di pasar global. Kunjungan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi untuk belajar lebih banyak tentang dunia industri kosmetik.
Setelah kunjungan di PT Victoria
Care Indonesia selesai sekitar pukul 11.30 WIB, perjalanan dilanjutkan menuju
tempat makan siang dan Lawang Sewu, salah satu bangunan bersejarah di Semarang
yang sarat dengan nilai historis. Setibanya di Lawang Sewu, mahasiswa disambut
oleh pemandu wisata yang ahli dalam sejarah gedung tersebut. Mahasiswa kemudian
diajak berkeliling gedung yang megah ini, mengeksplorasi ruangan-ruangan yang
penuh dengan cerita masa lalu. Mereka mendapatkan penjelasan mendetail mengenai
peran Lawang Sewu sebagai markas besar perusahaan kereta api Hindia Belanda dan
bagaimana gedung ini turut berperan dalam dunia kesehatan pada masa kolonial,
terutama dalam pelayanan kesehatan untuk para pekerja.
Mahasiswa juga diajak
mengeksplorasi ruang bawah tanah yang terkenal dengan sejarah kelamnya, sembari
belajar tentang bagaimana peran gedung ini berubah seiring waktu dan bagaimana
ia menjadi saksi bisu berbagai peristiwa penting dalam sejarah Indonesia.
Pengalaman ini memberi mahasiswa perspektif baru tentang kaitan antara bangunan
bersejarah dan perkembangan dunia kesehatan, serta pentingnya melestarikan
warisan budaya.
Gambar 3. Wisata Lawang Sewu
Setelah dari lawang sewu,
sekitar pukul 17.00 kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kota Lama
Semarang. Mereka diajak mengunjungi berbagai bangunan bersejarah yang masih
berdiri kokoh hingga kini, seperti Gereja Blenduk, Taman Srigunting, dan
beberapa bangunan tua lainnya yang pernah menjadi pusat perdagangan dan
kesehatan pada masa kolonial.
Selama tur ini, mahasiswa
mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah apotek dan pelayanan
kesehatan yang berkembang di Kota Lama sejak abad ke-19. Mereka belajar tentang
bagaimana Kota Lama menjadi salah satu pusat perdagangan obat-obatan dan
layanan kesehatan penting di masa lalu, serta bagaimana perkembangan tersebut
turut mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat pada zamannya.
Selain itu, mahasiswa juga
didorong untuk berdiskusi mengenai pentingnya konservasi bangunan bersejarah
dalam konteks pendidikan farmasi dan kesehatan. Mereka diajak merenungkan
bagaimana pelestarian situs-situs bersejarah dapat menjadi sumber inspirasi dan
pengetahuan bagi generasi mendatang. Setelah menyelesaikan kunjungan di Kota
Lama dan beristirahat sejenak untuk makan malam, mahasiswa akhirnya bersiap
untuk kembali ke kampus dengan membawa banyak pengetahuan dan pengalaman
berharga dari rangkaian kunjungan ini.
Gambar 4. Wisata Kota Lama
Perjalanan pulang dimulai
sekitar pukul 21.00 WIB, dan mahasiswa tiba kembali di kampus dengan selamat
pada malam hari, membawa pulang wawasan yang lebih luas tentang industri
farmasi dan sejarah kesehatan di Indonesia. Kegiatan Pharmaceutical Student Excursions
(PSE) 2024 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus belajar
dan berkontribusi dalam dunia farmasi dan kesehatan di masa depan.
Credit: Eksternal'24





Komentar
Posting Komentar